ableisme
ableism
Ringkasan Singkat
Ableisme adalah diskriminasi atau prasangka negatif terhadap individu dengan disabilitas, yang menganggap mereka kurang mampu atau inferior.
Ableisme (ableism) adalah bentuk diskriminasi sosial terhadap penyandang disabilitas. Hal ini mencakup kecenderungan untuk berprasangka buruk dan menstereotipkan mereka secara negatif, misalnya dengan menganggap mereka kurang cerdas, tidak produktif, atau selalu bergantung pada orang lain.
Ableisme dapat bermanifestasi dalam berbagai tingkatan:
- Individual: Penghinaan atau pengabaian terhadap hak-hak penyandang disabilitas.
- Sistemik: Lingkungan fisik yang tidak aksesibel (seperti gedung tanpa jalur kursi roda) atau kebijakan yang tidak inklusif.
- Internalisasi: Ketika penyandang disabilitas mulai mempercayai stereotip negatif tentang diri mereka sendiri.
Istilah kata sifatnya adalah ableist. Dalam psikologi sosial, studi tentang ableisme sangat penting untuk mempromosikan inklusivitas dan memahami bagaimana struktur sosial mempengaruhi kesejahteraan mental kelompok minoritas yang memiliki keterbatasan fisik atau mental.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- APA Dictionary of Psychology
- Nario-Redmond, M. R. (2020). Ableism: The Causes and Consequences of Disability Prejudice. Wiley-Blackwell.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.